Ruang Iklan Tersedia

Mau pasang iklan di sini?

Hubungi kontak WA Driacom untuk mempromosikan bisnis, produk, atau jasa Anda.

Tips & Trik

Cara Cek Broken Link Website Gratis Dan Memperbaikinya

Pelajari cara cek broken link website gratis menggunakan Screaming Frog dan Google Search Console, memahami error 404, serta memperbaiki tautan rusak.

Prassandra S
Prassandra S
•7 min baca
Ruang Iklan Tersedia

Mau pasang iklan di sini?

Hubungi kontak WA Driacom untuk mempromosikan bisnis, produk, atau jasa Anda.

Cara cek broken link website gratis dapat dilakukan menggunakan Screaming Frog SEO Spider, pemeriksaan tautan secara manual, dan Google Search Console untuk memeriksa URL tertentu. Dengan metode tersebut, pemilik website dapat menemukan tautan yang bermasalah, mengetahui halaman sumbernya, dan menentukan cara memperbaikinya.

💡 Ringkasan Inti:

  • Broken link adalah tautan yang tidak berhasil mengarahkan pengunjung ke halaman atau sumber yang diharapkan.
  • Screaming Frog SEO Spider versi gratis dapat merayapi hingga 500 URL dalam satu crawl untuk menemukan tautan rusak, error, dan redirect.
  • Tidak semua error 404 harus diperbaiki; prioritaskan URL yang seharusnya tersedia, tautan penting yang salah, dan halaman yang memiliki pengganti relevan.
  • Perbaikan dapat berupa memperbarui URL, mengganti tautan dengan sumber yang valid, menerapkan redirect 301 jika sesuai, atau membiarkan halaman yang memang sudah dihapus mengembalikan status 404.
Cara cek broken link website menggunakan tools SEO untuk menemukan tautan yang rusak
Audit broken link membantu menemukan tautan yang bermasalah dan menentukan halaman mana yang perlu diperbaiki.

Tautan yang tidak berfungsi dapat mengganggu pengalaman pengunjung ketika mereka mencoba membuka artikel, dokumentasi, atau sumber informasi lain. Masalah ini bisa muncul karena halaman dihapus, URL berubah, salah ketik, atau server tujuan sedang mengalami gangguan. Bagi pemilik blog dan website, pemeriksaan tautan merupakan salah satu bagian dari pemeliharaan teknis.

Namun, audit broken link bukan berarti harus menghilangkan semua halaman yang menghasilkan error 404. Menurut dokumentasi teknis di Google Search Console Help, banyak URL 404 tidak perlu diperbaiki jika halaman tersebut memang tidak seharusnya tersedia. Karena itu, langkah terpenting bukan sekadar menemukan tautan yang gagal dibuka, melainkan memahami penyebabnya dan menentukan tindakan yang tepat. Memahami alur sistem perbaikan teknis situs ini penting dipelajari, sama seperti pentingnya penanganan masalah UI sistem Android yang crash dalam memastikan kenyamanan navigasi pengguna secara menyeluruh.


Broken link adalah tautan yang tidak berhasil membawa pengunjung ke halaman atau sumber yang diharapkan. Istilah ini sering dikaitkan dengan error 404, tetapi tidak semua broken link menghasilkan kode 404.

Beberapa penyebab yang umum terjadi antara lain:

  • Halaman sudah dihapus: artikel atau halaman tujuan tidak lagi tersedia di server.
  • URL berubah: alamat halaman diperbarui, tetapi tautan pada artikel lain masih menggunakan alamat lama.
  • Kesalahan penulisan URL: terdapat karakter tambahan, salah eja, atau bagian alamat yang tidak sesuai.
  • Domain tujuan tidak aktif: website eksternal tidak lagi dapat diakses.
  • Redirect bermasalah: pengalihan menuju halaman baru menghasilkan error atau mengalami rangkaian pengalihan yang tidak selesai.
  • Gangguan server sementara: halaman gagal dimuat akibat masalah jaringan, server, atau pembatasan akses.

Sebelum memperbaiki tautan, pastikan terlebih dahulu bahwa masalahnya bukan gangguan sementara. Sebuah URL yang gagal dibuka sekali belum tentu rusak secara permanen.

Ruang Iklan Tersedia

Mau pasang iklan di sini?

Hubungi kontak WA Driacom untuk mempromosikan bisnis, produk, atau jasa Anda.


Tabel berikut memetakan jenis status respon HTTP beserta tindakan awal yang disarankan:

Geser tabel ke samping →
IstilahPenjelasan StatusTindakan Awal
Broken linkTautan yang tidak membawa pengguna ke tujuan yang diharapkanPeriksa URL dan respons halaman
Error 404Server menyatakan halaman tidak ditemukanPastikan apakah halaman memang seharusnya tersedia
Error 410Server menyatakan konten telah dihapus secara permanenPastikan penghapusan memang disengaja
Error 5xxServer mengalami masalah ketika memproses permintaanPeriksa kembali dan selidiki masalah server
Redirect bermasalahPengalihan URL gagal atau tidak mengarah ke tujuan yang benarPeriksa rantai redirect dan URL akhir

Beberapa alat berikut dapat digunakan sesuai kebutuhan audit website:

A. Screaming Frog SEO Spider

Screaming Frog merupakan aplikasi crawler yang membantu menemukan URL bermasalah beserta halaman yang menautkannya. Versi gratisnya memiliki batas hingga 500 URL dalam satu crawl.

B. Google Search Console

Google Search Console berguna untuk memeriksa status URL dalam konteks pengindeksan Google. Fitur URL Inspection dapat menunjukkan informasi indeks dan hasil pengujian langsung untuk URL tertentu.

C. Pemeriksaan Manual

Pemeriksaan manual tidak membutuhkan aplikasi tambahan. Cara ini cukup efektif jika kamu hanya ingin memeriksa beberapa artikel penting atau tautan yang baru ditambahkan. Untuk website dengan ratusan halaman, pemanfaatan crawler otomatis merupakan wujud otomatisasi pekerjaan dengan AI dan peranti digital yang jauh lebih efisien.


Screaming Frog menjadi pilihan praktis untuk memulai audit karena dapat mengidentifikasi tautan rusak dan membantu menemukan halaman yang menautkannya.

Langkah 1: Unduh dan Instal Screaming Frog

Buka website resmi Screaming Frog SEO Spider, unduh aplikasi sesuai sistem operasi komputer, lalu instal dan buka aplikasi. Gunakan versi gratis untuk memeriksa hingga 500 URL dalam satu crawl.

Langkah 2: Masukkan URL Website

Setelah aplikasi terbuka, pilih mode Spider, masukkan alamat utama website (misalnya https://www.driacom.com/), lalu klik Start. Tunggu sampai proses crawling selesai 100%.

Langkah 3: Filter URL yang Menghasilkan Error

Setelah proses crawling selesai:

Ruang Iklan Tersedia

Mau pasang iklan di sini?

Hubungi kontak WA Driacom untuk mempromosikan bisnis, produk, atau jasa Anda.

  • Buka tab Response Codes.
  • Pilih filter Client Error (4xx).
  • Periksa daftar URL yang mengembalikan status 4xx.
  • Jika ditemukan status 404, periksa dahulu apakah halaman seharusnya tersedia atau memang telah dihapus.

Pilih URL yang menghasilkan error, buka tab Inlinks di bagian bawah, lalu periksa daftar halaman sumber yang mengarah ke URL tersebut. Catat URL sumber dan URL tujuan yang bermasalah untuk menentukan artikel mana yang harus diedit.

Langkah 5: Ekspor Hasil Audit

Simpan hasil pemeriksaan agar proses perbaikan lebih teratur. Catat URL yang bermasalah, kode status/jenis error, halaman yang menautkan, jenis tautan (internal/eksternal), serta rencana tindakan perbaikan.


5. Cara Memeriksa URL dengan Google Search Console

Google Search Console dapat digunakan sebagai pemeriksaan tambahan, terutama untuk URL yang penting bagi pengindeksan dan performa pencarian:

  1. Masuk ke Google Search Console: Buka dashboard Google Search Console dan pilih properti website Anda.
  2. Gunakan Fitur URL Inspection: Masukkan URL yang ingin diperiksa pada kolom inspeksi atas, lalu jalankan Test Live URL untuk melihat status ketersediaan halaman secara langsung.
  3. Periksa Laporan Pengindeksan Halaman: Buka menu Halaman (Pages) untuk melihat daftar URL yang dilaporkan tidak terindeks atau mengalami masalah 404.

Gunakan tabel pemetaan berikut untuk menentukan tindakan pemulihan berdasarkan masalah yang ditemukan:

Geser tabel ke samping →
Indikasi MasalahKemungkinan PenyebabTindakan yang DisarankanRisiko Jika Diabaikan
Internal link 404URL salah / Halaman dihapusPerbaiki URL atau pilih pengganti relevanPengunjung gagal menemukan konten
External link 404Halaman sumber eksternal dihapusCari sumber pengganti yang tepercayaReferensi tidak dapat dibuka
URL lama pasca-migrasiRedirect belum diterapkanBuat redirect 301 ke tujuan relevanPengunjung tetap membuka alamat lama
Halaman error 5xxGangguan server / KonfigurasiPeriksa ulang dan selidiki serverHalaman tidak dapat diakses
URL sengaja dihapusKonten tidak lagi diperlukanPertahankan 404 atau 410 jika sesuaiTidak ada masalah jika status benar
Redirect berulangKonfigurasi pengalihan keliruPerbaiki rantai redirectPengunjung gagal mencapai tujuan

Setelah menemukan tautan yang bermasalah, pilih solusi yang sesuai dengan penyebabnya:

  • Perbaiki URL yang Salah: Jika URL hanya mengalami salah ketik, edit tautan pada halaman sumber dan perbarui penulisan slug-nya.
  • Perbarui Tautan ke Halaman Baru: Jika halaman dipindahkan, gunakan alamat terbaru yang benar dan pastikan konten pengganti tetap relevan.
  • Terapkan Redirect 301 Jika Diperlukan: Pasang aturan 301 Permanent Redirect ketika sebuah halaman dipindahkan secara permanen dan tersedia halaman pengganti yang sejenis.
  • Ganti External Link dengan Sumber Tepercaya: Jika tautan luar mati, cari halaman pengganti dari sumber resmi lain atau hapus tautan jika tidak ada rujukan yang sesuai.
  • Hapus Tautan yang Tidak Lagi Diperlukan: Jika tautan tidak lagi bermanfaat bagi pembaca dan tidak memiliki pengganti, lepaskan tautan dari teks jangkar (anchor text).
  • Periksa Kembali Setelah Perbaikan: Uji ulang tautan yang sudah diperbaiki melalui peramban atau jalankan crawl ulang untuk memastikan error sudah hilang.

Gunakan daftar centang berikut agar proses pemeliharaan tautan situs Anda berjalan terstruktur:

  • Tentukan website atau kumpulan halaman yang akan diaudit.
  • Jalankan crawl menggunakan Screaming Frog atau periksa URL secara manual.
  • Identifikasi URL dengan status 4xx, 5xx, dan redirect bermasalah.
  • Temukan halaman sumber yang menautkan ke URL tersebut.
  • Periksa kembali URL untuk memastikan masalah bukan gangguan sementara.
  • Perbaiki URL yang salah ketik.
  • Perbarui tautan ke halaman pengganti yang relevan.
  • Terapkan redirect 301 jika halaman memang dipindahkan.
  • Pertahankan status 404 atau 410 jika halaman memang sudah dihapus permanen.
  • Uji kembali tautan setelah perbaikan dilakukan.

Apa itu broken link pada website?

Broken link adalah tautan yang tidak berhasil mengarahkan pengunjung ke halaman atau sumber yang diharapkan. Penyebabnya bisa berupa URL salah, halaman yang dihapus, gangguan server, atau masalah pengalihan.

Apa tools gratis untuk cek broken link website?

Screaming Frog SEO Spider menyediakan versi gratis untuk merayapi hingga 500 URL dalam satu crawl. Google Search Console dapat membantu memeriksa status URL tertentu, sedangkan pemeriksaan manual cocok untuk sejumlah kecil tautan.

Apakah Google Search Console bisa menemukan semua broken link?

Tidak. Google Search Console membantu memeriksa kondisi URL dan pengindeksan yang diketahui Google, tetapi bukan crawler khusus untuk mengaudit seluruh tautan internal dan eksternal. Gunakan website crawler seperti Screaming Frog untuk pemeriksaan lebih menyeluruh.

Apakah semua error 404 harus diperbaiki?

Tidak. Jika halaman memang sudah dihapus dan tidak memiliki pengganti yang relevan, status 404 atau 410 dapat dipertahankan. Prioritaskan URL yang seharusnya tersedia atau tautan yang membuat pengunjung gagal menemukan informasi penting.

Apakah broken link pasti menurunkan ranking Google?

Tidak. Broken link tidak otomatis menyebabkan penurunan ranking. Periksa konteks masalah, fungsi halaman, dan dampaknya terhadap pengunjung sebelum menentukan tindakan perbaikan.

Berapa banyak URL yang bisa diperiksa dengan Screaming Frog gratis?

Versi gratis Screaming Frog SEO Spider dapat merayapi hingga 500 URL dalam satu crawl. Website yang lebih besar mungkin memerlukan pendekatan audit bertahap atau lisensi berbayar.


💬 Bagaimana Menurut Anda?

Apakah kamu pernah menemukan banyak broken link di website milikmu? Tools apa yang biasa kamu gunakan untuk mengeceknya? Bagikan pengalamanmu di kolom komentar!


10. Kesimpulan

Cara cek broken link website gratis dapat dilakukan menggunakan Screaming Frog SEO Spider, Google Search Console untuk memeriksa URL tertentu, atau pemeriksaan manual untuk halaman yang jumlahnya sedikit. Untuk audit yang lebih menyeluruh, gunakan crawler agar dapat menemukan URL bermasalah sekaligus halaman sumber yang menautkannya. Setelah itu, perbaiki URL yang salah, ganti tautan yang tidak aktif dengan sumber tepercaya, atau gunakan redirect 301 jika halaman dipindahkan. Hal terpenting adalah tidak menganggap semua error 404 sebagai masalah fatal, melainkan memprioritaskan tautan yang benar-benar mengganggu pengalaman pengunjung dan kestabilan struktur navigasi website Anda.

Ruang Iklan Tersedia

Mau pasang iklan di sini?

Hubungi kontak WA Driacom untuk mempromosikan bisnis, produk, atau jasa Anda.

Ruang Iklan Tersedia

Mau pasang iklan di sini?

Hubungi kontak WA Driacom untuk mempromosikan bisnis, produk, atau jasa Anda.

Artikel Terkait (Related Posts)

Kategori: Tips & Trik

Diskusi & Komentar Pembaca

0 komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.

Jadilah yang pertama memberikan analisis, pertanyaan, atau tanggapan berharga Anda.